Penghematan atas dicabutnya subsidi listrik tersebut akan digunakan untuk memasang listrik gratis ke 2,3 juta kepala keluarga di desa-desa.
"Tahun ini listrik gratis desa mencapai 2,3 juta pelangggan. Dananya berasal dari pencabutan subsidi untuk industri yang berlaku secara bertahap untuk I-3 naik 8,6% per 2 bulan, dan I-4 13,3% per 2 bulan hingga Desember 2014," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman saat dihubungi wartawan, Kamis (30/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini 2,3 juta pelanggan gratis untuk desa, turun jumlahnya dibandingkan program listrik untuk desa tahun lalu sebanyak 29,5 juta pelanggan," ungkap Jarman.
Turunnya pemasangan listrik gratis untuk desa ini karena semua anggaran turun. Sehingga bila tanpa alokasi dana dari pencabutan subsidi bagi industri yang mampu, pemasangan gratis listrik untuk di desa makin sedikit.
"Kan semua anggaran turun. Makanya kita switch sekarang, subsidinya untuk yang nggak mampu bisa dialihkan ke infrastruktur. Jadi begitu. Kalau golongan ini nggak dihemat, kasihan dong. Sekarang itu 12,5 juta kepala keluarga belum menikmati listrik, apalagi kalau nggak ada pencabutan subsidi yang dipasang listrik gratisnya di desa makin sedikit," tutupnya.
(rrd/dnl)











































