Didatangi Bos Besar Freeport, Chatib Basri: Saya Nggak Dilobi

Didatangi Bos Besar Freeport, Chatib Basri: Saya Nggak Dilobi

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 30 Jan 2014 14:35 WIB
Didatangi Bos Besar Freeport, Chatib Basri: Saya Nggak Dilobi
Jakarta - Pemerintah menerapkan aturan bea keluar progresif sebesar 20%-60% untuk ekspor hasil tambang atau mineral dengan kadar tertentu. Kebijakan ini sempat diprotes perusahaan tambang besar, salah satunya Freeport. Semalam Chief Executive Officer (CEO) Freeport McMoran Copper & Gold Inc Richard C Adkerson mendatangi kantor Menteri Keuangan Chatib Basri. Apakah ada lobi-lobi khusus?

Chatib memastikan tidak ada negosiasi dalam pertemuan yang berlangsung dua jam tersebut. Ia menegaskan, Adkerson hanya meminta penjelasan dari aturan yang telah dikeluarkan.

"Nggak ada (lobi), dia cuma nanya kebijakannya seperti apa," ungkap Chatib di Gedung Djuanda, kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (30/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Chatib menjelaskan semua perusahaan tambang, termasuk Freeport harus mengerti, tujuan dari penerapan bea keluar adalah pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian mineral atau smelter. Seiring dengan Undang-undang (UU) Minerba yang telah disepakati.

"Bea keluar itu dikeluarkan pemerintah tujuannya bangun smelter di sini, kalau nggak mau kena bea keluarnya bangun smelter di sini," sebutnya

Selain itu, Chatib juga memastikan tidak ada pelonggaran untuk aturan bea keluar. Tidak akan ada insentif juga dalam bentuk pengurangan pajak atau sejenisnya.

"Itu sudah aturannya sudah begitu. Dia cuma mau nanyain aturan kebijakannya seperti apa. Nggak lah kan kontrak karya kan nggak bicara begitu," kata Chatib.

(mkj/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads