Shell juga berencana menjual asetnya dan memangkas belanja modal demi menggenjot efisiensi tahun ini. Jumlah aset yang akan dijual dalam dua tahun ke depan diperkirakan mencapai US$ 15 miliar.
Laba sebelum pajak juga tercatat anjlok menjadi hanya US$ 16,371 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$ 26,712 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belanja modal akan dikurangi menjadi hanya US$ 37 miliar tahun ini, bandingkan dengan 2013 sebesar US$ 46 miliar. Kinerja buruk Shell ini berkaitan rendahnya harga minyak dunia, produksi di hulu yang melambat juga penjualan di hilir.
(ang/dru)











































