PLN: 3 Minggu Jakarta Dilanda Banjir, Masih Ada yang Mati Listrik

PLN: 3 Minggu Jakarta Dilanda Banjir, Masih Ada yang Mati Listrik

- detikFinance
Senin, 03 Feb 2014 11:00 WIB
PLN: 3 Minggu Jakarta Dilanda Banjir, Masih Ada yang Mati Listrik
Jakarta - Akibat masih terjadinya banjir dan cuaca buruk sepanjang awal tahun ini, PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang masih melakukan pemadaman sejumlah gardu listrik.

"Status pada pukul 08.00 WIB masih terdapat 22 gardu distribusi yang masih dipadamkan," ujar Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Roxy Swagerino dalam keterangannya, Senin (3/2/2014).

Roxy mengatakan, akibat masih padamnya 22 gardu listrik, beberapa wilayah di Jakarta masih dilakukan pemadaman listrik. "Wilayah yang padam yaitu Kramat Jati, Jatinegara, dan Lenteng Agung," ucap Roxy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemadaman listrik tersebut sudah berlangsung 3 minggu, akibat wilayah tersebut masih tergenang banjir.

"Sudah lebih dari tiga minggu banjir menenggelamkan sebagian wilayah Jakarta dengan tidak memandang status sosial ekonomi. Sementara itu, demi keamanan dan keselamatan masyarakat, PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang masih memutus aliran lisrik dengan memadamkan pasokan dari gardu distribusi. Upaya ini dilakukan mengingat bahaya yang akan ditimbulkan oleh listrik saat air menggenang," katanya.

Roxy menambahkan lagi, kesiapan wilayah yang listriknya bisa dinormalkan yaitu bila seluruh wilayah yang dilayani dari gardu distribusi tersebut sudah dalam keadaan kering. Tidak itu saja, dari pihak PLN juga memerlukan waktu untuk melakukan pembersihan dan revisi gardu.

"Pelanggan juga dimohon melakukan pengecekan dan memastikan instalasi maupun alat-alat elektronik dalam keadaan kering. Jadi, setelah banjir surut, butuh waktu dan proses untuk penormalan gardu distribusi. Apabila terjadi banjir susulan, tidak menutup kemungkinan gardu distribusi yang sudah normal akan kami padamkan kembali," ucapnya.

Terkait meteran listrik yang rusak akibat banjir, Roxy memastikan PLN siap menganti KWH meter tanpa dipungut biaya atau gratis.

"PLN akan mengganti KWH meter pelanggan-pelanggan yang terendam banjir dengan tidak dipungut biaya atau Gratis. PLN mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang memanfaatkan kondisi ini dengan memungut biaya penggantian KWH meter," ungkapnya.

"Petugas PLN akan melakukan survey dan pendataan kepada pelanggan yang KWHnya terendam banjir, selanjutnya dilakukan pengganian secara bertahap. Selain itu bagi masyarakat yang rumahnya terendam dimohon untuk melakukan pemeriksaan ulang terhadap instalasi listriknya dan gunakan instalatir resmi yang sudah terdaftar. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi call center 123, website www.pln.co.id, Email pln123@pln.co.id, Facebook PLN 123, dan Twitter @PLN_123," tutup Roxy.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads