Hingga tahun 2014 dua wilayah di Indonesia yakni Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua, sebagian wilayahnya masih belum menikmati listrik. Elektrifikasi kedua wilayah itu masih di bawah 60%, sedangkan secara nasional sudah capai 80%.
"Rasio elektrifikasi pada tahun 2013 sudah mencapai 80%, ini pertama kali kita lampaui," kata Nur Pramudji dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR terkiat
Evaluasi Kinerja Tahun 2013 dan tahun kerja tahun 2014 (10/02/2014).
Nur Pramudji menjelaskan bahwa capaian elektrifikasi pada tahun 2013 ini karena mulai berkembangnya listrik di pedesaan. Selain itu adanya investasi dan penambahan jaringan listrik di perkotaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tercapainya eletrifikasi 80% tersebut, salah satunya karena ada dukungan dari pihak swasta yang membangun pembangkit listrik (Public Private Partnership) dan swadaya masyarakat. Untuk target elektrifikasi listrik pada 2014 adalah 81,4%.
"Sementara itu meski capaian rasio elektrifikasi mencapai 80%, ada 2 provinsi yang capaian masih dibawah 60%. Yaitu rasio elektrifikasi dari provinsi Papua yang hanya 36,4% dan rasio elektrifikasi dari NTT 54,8%, (artinya sebagian wilayahnya masih belum menikmati listrik)," tutup Nur.
(rrd/hen)











































