"Pulau ini, Pulau Sambu itu seluruhnya dimiliki Pertamina, luasnya sekitar 150 hektar, letaknya berseberangan dengan Singapura," ujar Senior Vice President Marketing and Distribusi Suhartoko ditemui di Pulau Sambu, Kepulauan Riau, Rabu (12/2/2014).
Suhartoko mengatakan, Pulau Sambu sudah ada dan dikembangkan sebagai terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak zaman Belanda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut catatan Pertamina, fasilitas Terminal BBM Pulau Sambu merupakan tertua. Tangki tertua yang masih ada dibangun pada 1918 yakni tangki nomor 2 dengan kapasitas 4.131 kilo liter (KL).
Sebagian tangki dibangun pada tahun 1958-1972, yang terbesar kapasitasnya sekitar 20.000 KL. Total tangki yang ada di sambu sebanyak 26 tangki dengan kapasitas timbun total 210.000 KL.
(rrd/dnl)











































