PGN Bidik 10.000 Pelanggan Baru Rumah Tangga di 2014

PGN Bidik 10.000 Pelanggan Baru Rumah Tangga di 2014

Agus Siswanto - detikFinance
Rabu, 12 Feb 2014 14:15 WIB
PGN Bidik 10.000 Pelanggan Baru Rumah Tangga di 2014
Batam - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) membidik sedikitnya 10.000 pelanggan baru rumah tangga di Indonesia termasuk di Kota Batam sebagai konsumen gas alam. Rumah-rumah tangga yang dekat pipa distribusi jadi prioritas layanan.

Direktur Perusahaan PT PGN Jobi Triananda Hasjim menjelaskan, calon pelanggan antara lain tersebar di Kota Batam. "Hari ini kami meresmikan penyaluran gas ke 150 pelanggan baru di Batam," ujarnya di acara peresmian penyaluran gas untuk rumah tangga di Batam Rabu (12/02/2014)

Pelanggan baru itu dekat dengan pipa distribusi PGN di kawasan Batam Center. Pola serupa akan dilakukan di seluruh Indonesia. "Tahun ini untuk pasar rumah tangga, kami membidik 10.000 pelanggan baru," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara PGN Ridha Ababil menuturkan, gas alam yang disalurkan PGN lebih murah dan aman. PGN lebih dari 30 tahun menyalurkan gas untuk rumah tangga, belum ada kasus kecelakaan. "Tekanan gas ke rumah tangga hanya 1 bar. Tekanan gas tabung 10 bar," ujarnya.

Dari segi harga, gas alam sudah empat tahun tidak naik dari rata-rata Rp 3.500 per meter kubik. "Rata-rata pelanggan rumah tangga memakai 10 meter kubik per bulan. Pemakaian itu setara dua tabung gas ukuran 12 kilogram," jelas nya.

Peresmian acara penyaluran gas untuk rumah tangga hari ini di laksanakan di perumahan warga di Batam Center yang di hadiri ratusan warga yang umumnya warga lingkungan perumahan.

Menurut salah seorang Ibu rumah tangga, Leli menyambut gembira kehadiran PGN yang mengaliri gas energi ke sejumlah perumah di Batam, Leli yang selama ini menggunakan tabung gas elpiji 3 kg, merasa kesal dengan pendistribusian tabung gas 3 Kg yang kerap langka di pasaran.

"Warga jauh lebih merasa nyaman menggunakan aliran gas PGN dibandingkan pemakaian gas 3 Kg, selain nyaman dan murah, aliran gas tersebut tidak pernah putus atau langka di peroleh," katanya.

PGN mengangggarkan dana US$ 200 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun untuk pembangunan jaringan gas baru di berbagai wilayah Indonesia. Melalui pembangunan jaringan baru ini di harapkan akan lebih banyak rumah tangga yang menikmati gas bumi yang lebih ramah lingkungan, efisien dan aman.

Selain untuk rumah tangga, industri dan komersial, PGN juga membangun infrastruktur gas untuk transportasi, tahun ini PGN akan membangun 16 SPBG dan MRU di Jakarta, Surabaya dan Sukabumi.

"PGN akan terus menjalankan fungsi dan tugas nya dalam membangun dan mengembangkan infrastruktur gas bumi di Indonesia. Melalui sinergi diantara stakeholder, baik regulator, pelaku usaha maupun masyarakat, kami optimistis transformasi energi ke gas bumi akan dapat terwujud," kata Jobi.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads