Investor Jepang dan China Lirik Proyek Kilang Minyak di RI

Investor Jepang dan China Lirik Proyek Kilang Minyak di RI

Maikel Jefriando - detikFinance
Jumat, 14 Feb 2014 17:19 WIB
Investor Jepang dan China Lirik Proyek Kilang Minyak di RI
Jakarta - Para investor dari Jepang dan China banyak melirik proyek kilang minyak yang rencananya akan dibangun pemerintah. Dari 30 investor yang didekati pemerintah di Singapura, banyak berasal dari kedua negara ini.

Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, Jepang dan China tertarik berinvestasi kilang demi ketahanan energi mereka.

"Kemarin yang kilang itu, kenapa Jepang banyak, kenapa China banyak? Ya karena sebagian ketahanan energi mereka," ujar Bambang di kantornya, Jakarta, Jumat (14/2/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Empat investor dari Jepang menunjukkan ketertarikannya. Walaupun masih dalam tahap konsultasi. Kedatangan investor tersebut merupakan dorongan dari pemerintahnya. Selain kilang, banyak investor juga tertarik untuk menggarap lapangan atau sumur minyak di dalam negeri.

"Jadi pendekatannya, kenapa China banyak investasi lapangan baru minyak di sini, ya karena ketahanan energi. Kenapa Jepang masuk? Ya karena ketahanan energi," tegasnya

Menurut Bambang, memang banyak negara yang sudah melakukan upaya untuk meningkatkan ketahanan energi. India juga salah satu bagiannya. Meskipun tidak ke Indonesia, India juga melakukan investasi di negara lain

"India juga sudah mulai untuk ketahanan energi. Tidak hanya di negaranya, namun juga sampai ke luar negeri," kata Bambang.

Indonesia, lanjut Bambang, juga harus melakukan hal yang sama. Di samping beberapa hal yang sudah berjalan sekarang. Seperti diversifikasi energi, pemanfaatan energi terbarukan dan pembangunan kilang minyak

"Ya memang kita harus mulai kayak China dan India, dan Jepang," imbuhnya.

(mkj/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads