Membandingkan Cadangan BBM RI, Malaysia, Singapura, dan China

Membandingkan Cadangan BBM RI, Malaysia, Singapura, dan China

- detikFinance
Selasa, 18 Feb 2014 18:35 WIB
Membandingkan Cadangan BBM RI, Malaysia, Singapura, dan China
Jakarta - Ketahanan energi suatu negara dapat dilihat dari banyaknya stok energi bahan bakar minyak (BBM) yang disimpan. Indonesia hingga kini belum punya sistem stok BBM nasional, karena masih mengandalkan cadangan operasional BBM PT Pertamina (Persero).

"Perlu diketahui kita tidak punya stok BBM yang ada cadangan operasional. Stok dengan cadangan beda, kalau stok itu ditimbun dalam bangker tidak boleh digunakan, dan Indonesia tidak punya itu," kata Anggota Komisi VII DPR Dito Ganinduto ditemui di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Selasa (18/2/2014).

Ia mengatakan cadangan operasional yang berada di depo BBM dan SPBU, Indonesia memiliki kecukupan hanya hingga 21 hari. Artinya jika ada sesuatu bencana besar atau perang, dan pasokan minyak dari luar negeri terhenti, Indonesia masih bisa bertahan selama 21 hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Indonesia punya cadangan operasional selama 21-22 hari, bandingkan negara seperti Malaysia mereka punya cadangan BBM cukup hingga 25 hari, Singapura negara yang wilayahnya kecil itu dan lucunya kita impor minyak dan BBM dari sana punya cadangan 90 hari. China 90 hari bahkan Amerikan Serikat punya 260 hari," ungkapnya.

Dito menambahkan, bahkan dengan hanya punya 21 hari cadangan operasional BBM, untuk bahan bakar pertahanan seperti kendaraan tempur dan lainnya hanya cukup untuk 4 hari saja.

"Bahkan untuk pertahanan kita hanya cukup 4 hari saja," tutupnya.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads