"Produksi minyak di Februari 3,5 juta barel per hari, dan kami mengekspor 2,8 juta barel per hari," ujar Deputi Perdana Menteri Irak Hussein al-Shahristani dilansir dari AFP, Senin (3/3/2014)
Nilai ekspor ini merupakan yang tertinggi sejak masa invasi Irak ke Kuwait yang dipimpin Saddam Hussein pada 1990. Pada 2012 lalu, rata-rata ekspor minyak Irak adalah 2,5 juta barel per hari. Menurut Kementerian Perminyakan Irak, nilai ekspor minyak ini tertinggi sejak 1989.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 2017 nanti, Irak menargetkan produksi minyaknya mencapai 9 juta barel per hari. Namun menurut International Energy Agency (IEA) dan International Monetary Fund (IMF), target Irak tersebut terlalu optimistis.
(dnl/hen)











































