Namun walau penyaluran BBM subsidi masih di bawah kuota, tetapi melemahnya rupiah terhadap dolar dan impor BBM yang meningkat membuat anggaran subsidi BBM jebol.
Berdasarkan realisasi subsidi BBM yang harus dikeluarkan negara tahun lalu mencapai Rp 250 triliun atau jebol Rp 50 triliun dari yang dianggarkan Rp 200 triliun.
Sementara, khusus untuk BBM subsidi jenis premium tahun lalu di jatah 30,7 juta kilo liter, namun realisasinya di bawah kuota yang ditetapkan yakni hanya mencapai 29,2 juta kilo liter.
Berdasarkan data penyaluran BBM subsidi PT Pertamina seperti dikutip detikFinance, Senin (10/3/2014), ini daerah-daerah yang paling banyak mengkonsumsi premium pada tahun lalu.
|
|
5. Sumatera Utara
|
|
5. Sumatera Utara
|
|
4. Provinsi DKI Jakarta
|
|
4. Provinsi DKI Jakarta
|
|
3. Jawa Tengah
|
|
3. Jawa Tengah
|
|
2. Jawa Timur
|
|
2. Jawa Timur
|
|
1. Jawa Barat
|
|
1. Jawa Barat
|
|
Halaman 2 dari 12











































