5 Daerah Ini Paling Banyak 'Minum' BBM Premium Tahun Lalu

5 Daerah Ini Paling Banyak 'Minum' BBM Premium Tahun Lalu

- detikFinance
Senin, 10 Mar 2014 07:59 WIB
5 Daerah Ini Paling Banyak Minum BBM Premium Tahun Lalu
Jakarta - Kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi pada 2013 ditetapkan sebesar 40 juta kilo liter, namun realisasi penyaluran BBM subsidi tahun lalu masih di bawah kuota.

Namun walau penyaluran BBM subsidi masih di bawah kuota, tetapi melemahnya rupiah terhadap dolar dan impor BBM yang meningkat membuat anggaran subsidi BBM jebol.

Berdasarkan realisasi subsidi BBM yang harus dikeluarkan negara tahun lalu mencapai Rp 250 triliun atau jebol Rp 50 triliun dari yang dianggarkan Rp 200 triliun.

Sementara, khusus untuk BBM subsidi jenis premium tahun lalu di jatah 30,7 juta kilo liter, namun realisasinya di bawah kuota yang ditetapkan yakni hanya mencapai 29,2 juta kilo liter.

Berdasarkan data penyaluran BBM subsidi PT Pertamina seperti dikutip detikFinance, Senin (10/3/2014), ini daerah-daerah yang paling banyak mengkonsumsi premium pada tahun lalu.

5. Sumatera Utara

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menetapkan jatah BBM subsidi jenis premium untuk Sumatera Utara sebesar 1.708.769 KL pada 2013 dan sepanjang tahun lalu realisasi penyaluran premium mencapai 1.637.652 kilo liter atau masih di bawah kuota sebesar 95,8%.

5. Sumatera Utara

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menetapkan jatah BBM subsidi jenis premium untuk Sumatera Utara sebesar 1.708.769 KL pada 2013 dan sepanjang tahun lalu realisasi penyaluran premium mencapai 1.637.652 kilo liter atau masih di bawah kuota sebesar 95,8%.

4. Provinsi DKI Jakarta

BPH Migas pada 2013 menetapkan jatah premium subsidi untuk wilayah Ibu Kota sebesar 2.213.720 kilo liter, dan sepanjang 2013 Pertamina telah menyalurkan premium sebanyak 2,163,682 kilo liter atau masih di bawah kuota sebesar 97,7%.

4. Provinsi DKI Jakarta

BPH Migas pada 2013 menetapkan jatah premium subsidi untuk wilayah Ibu Kota sebesar 2.213.720 kilo liter, dan sepanjang 2013 Pertamina telah menyalurkan premium sebanyak 2,163,682 kilo liter atau masih di bawah kuota sebesar 97,7%.

3. Jawa Tengah

BPH Migas pada 2013 menetapkan jatah premium subsidi untuk wilayah Jawa Tengah sebesar 3.303.061 kilo liter, dan sepanjang 2013 Pertamina telah menyalurkan premium sebanyak 3.169.908 kilo liter atau masih di bawah kuota sebesar 96%.

3. Jawa Tengah

BPH Migas pada 2013 menetapkan jatah premium subsidi untuk wilayah Jawa Tengah sebesar 3.303.061 kilo liter, dan sepanjang 2013 Pertamina telah menyalurkan premium sebanyak 3.169.908 kilo liter atau masih di bawah kuota sebesar 96%.

2. Jawa Timur

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menetapkan jatah BBM subsidi jenis premium untuk Jawa Timur sebesar 4.256.010 KL pada 2013 dan sepanjang tahun lalu realisasi penyaluran premium mencapai 4.052.052 kilo liter atau masih di bawah kuota sebesar 95,20%.

2. Jawa Timur

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menetapkan jatah BBM subsidi jenis premium untuk Jawa Timur sebesar 4.256.010 KL pada 2013 dan sepanjang tahun lalu realisasi penyaluran premium mencapai 4.052.052 kilo liter atau masih di bawah kuota sebesar 95,20%.

1. Jawa Barat

Jawa Barat merupakan daerah paling banyak mendapat jatah premium dari BPH Migas. Pada 2013 jatah premium subsidi ditetapkan sebesar 5.11.484 kilo liter, dan sepanjang 2013 Pertamina menyalurkan premium sebanyak 4.850.623 kilo liter atau dengan realiasi sebesar 94,8%.

1. Jawa Barat

Jawa Barat merupakan daerah paling banyak mendapat jatah premium dari BPH Migas. Pada 2013 jatah premium subsidi ditetapkan sebesar 5.11.484 kilo liter, dan sepanjang 2013 Pertamina menyalurkan premium sebanyak 4.850.623 kilo liter atau dengan realiasi sebesar 94,8%.
Halaman 2 dari 12
(rrd/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads