Siap-siap, Harga Gas Industri di Batam Segera Naik

Siap-siap, Harga Gas Industri di Batam Segera Naik

- detikFinance
Kamis, 13 Mar 2014 14:20 WIB
Siap-siap, Harga Gas Industri di Batam Segera Naik
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) hari ini menandatangani perubahan kontrak jual beli gas untuk wilayah Batam dengan penjualnya ConocoPhillips Grisik. Lewat aksi ini, harga gas hulu untuk wilayah Batam naik di atas US$ 5 mmscfd (juta kaki kubik per hari).

Direktur Pengusahaan PGN Hobi Triananda mengatakan, dengan adanya perubahan harga gas hulu untuk wilayah Batam, maka secara otomatis harga di hilir atau yang dibayar konsumen akhir bakal naik.

"Gas yang kami salurkan untuk wilayah Batam kan mulai dari untuk industri, kelistrikan, dan rumah tangga. Tentunya jika harga gas di hulu naik, maka sudah seharusnya harga gas untuk industri dan lainnya ikut naik," ujar Jobi ditemui usai Penandatanganan Amandemen Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) di kantor SKK Migas, Gedung City Plaza, Jakarta, Kamis (13/3/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Jobi mengatakan, kenaikan harga gas untuk industri di Batam belum dapat dipastikan kapan, karena harus menunggu persetujuan Menteri ESDM Jero Wacik.

"Tapi kapan mulai naiknya ya harus nunggu persetujuan Menteri ESDM dulu. Hari ini PJBG ini juga harus pendapat persetujuan Menteri dulu baru diterapkan," kata Jobi.

Plh Kepala SKK Migas Johanes Widjonarko menambahkan, 2 kontrak PJBG PGN dengan ConocoPhilips hari ini diubah. Kedua PJBG tersebut untuk pasokan gas untuk wilayah Batam yang digunakan untuk memasok kebutuhan kelistrikan dan industri.

"Kedua-duanya naiknya di atas US$ 5 mmscfd," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads