Wamen ESDM: Ekonomi Tumbuh Tinggi, RI Butuh Listrik 10.000 MW/Tahun

Wamen ESDM: Ekonomi Tumbuh Tinggi, RI Butuh Listrik 10.000 MW/Tahun

- detikFinance
Kamis, 20 Mar 2014 10:46 WIB
Wamen ESDM: Ekonomi Tumbuh Tinggi, RI Butuh Listrik 10.000 MW/Tahun
Jakarta - Tahun 2025 Indonesia diprediksi menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 8% per tahun. Tentu salah satu imbasnya kebutuhan energi meningkat tinggi.

"Bahwa 1 tahun itu, untuk bisa dukung pertumbuhan ekonomi diperlukan pertumbuhan energi 8% artinya perlu 6.000 MW (megawatt)-10.000 MW per tahun listrik yang harus ditambah," ungkap Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo dalam diskusi jelang pertemuan Indonesia EBTKE ConEX 2014 di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (20/3/2014).

Susilo mengatakan, untuk Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) harus menyumbang sebesar 23% atau sekitar 600 MW/tahun pada 2025. Sehingga pada tahun 2025 mampu mencapai 5.500 MW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Panas bumi paling tidak bertambah 600 MW/tahun dari sekarang sampai 2025 untuk capai 5.500 MW yang harus dibangun. Sayangnya tahun ini baru terbangun 55 MW. Itu pun dari patungan dana geodipa," jelasnya.

Susilo menambahkan, ini merupakan persoalan yang tidak mudah. Sehingga kalangan usaha bersama pemerintah harus bekerjasama dalam sebuah roadmap yang disusun oleh Dewan Energi Nasional (DEN).

Sehingga porsi hambatan yang selama ini menghadang dapat dibagi bersama. Target yang sudah dipatok kedepannya juga dapat dicapai.

"Menurut saya itu berat sekali, tapi kalau bersama bisa," terangnya.

(mkl/rrd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads