"Sejak kemarin listrik di Medan dan sekitarnya sudah baik (normal)," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan ditemui usai Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di Kantor Pusat PT Bahana, Jakarta, Kamis (20/3/2014).
Normalnya pasokan listrik di Sumut tersebut, karena PLTGU Belawan GT 2.2 telah selesai diperbaiki dan telah memasok listrik hingga kapasitas 145 MW, serta tambahan dari sewa genset (PLTD) dengan kapasitas 30 MW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, walau pasokan listrik telah normal dan tidak ada pemadaman bergilir lagi, dengan beban listrik di Sumut mencapai 1.700 MW, tetapi bukan bukan berarti bebas pemadaman sama sekali.
Pasalnya, agar suatu wilayah kondisi listriknya andal atau bebas pemadaman walaupun ada pembangkit atau jaringan mengalami gangguan, harus memiliki cadangan pasokan listrik minimal 30%, seperti di Jawa yang memiliki cadangan pasokan listrik mencapai 35%.
"Tapi masih rawan, karena akan kembali defisit pasokan listrik jika ada pembangkit atau jaringan yang rusak," katanya.
Dahlan menambahkan, untuk menjaga agar pasokan listrik di Sumut handal dan bebas pemadaman bergilir lagi, PLN saat ini tengah mempercepat penyelesaian proyek PLTU Pangkalan Susu kapasitas 2 x 200 MW. Pembangkit listrik ini sebenarnya sudah selesai, tapi masih menunggu penyelesaian satu tower transmisi yang terkendala pembebasan lahan, pasalnya tanpa transmisi listrik tidak bisa disalurkan.
"PLN lagi genjot PLTU Pangkalan Susu 400 MW. Targetnya selesai dan memasok listrik sekitar 6 bulan lagi," ucap Dahlan.
Dahlan juga mengucapkan terima kasih kepada direksi PLN yang sempat tinggal di Medan untuk segera menyelesaikan krisis listrik di Sumut.
"Direksi sudah kembali, terima kasih kepada Direksi PLN yang tinggal sampai krisis teratasi. Tapi nanti akan ada PLTP Sarula masuk sebanyak 300 MW," tutupnya.
(feb/rrd)











































