Sekretaris Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Heri Yusup mengatakan, jika dilihat dari segi keamanan, penggunaan gas bumi melalui pipa gas tentu jauh lebih aman.
"Mengapa lebih aman? Karena dalam pemasangan pipa gas tentu dilakukan oleh tim khusus yang tersertifikasi, terus dimonitor pemasangannya apakah sudah aman, sebelum digunakan untuk memasak. Bandingkan dengan tabung LPG yang tiap kali habis kita pasang sendiri, copot-pasang, kalau salah bisa meledak," ungkap Heri kepada detikFinance, Rabu (26/3/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"LPG kan gasnya dipadatkan, makanya kalau bocor tekanan gasnya tinggi sekali, kalau pipa gas bumi, bocor ditutup pakai tangan sama bisa bahkan tidak ke rasa, seperti gas dalam balon, ringan sekali," katanya.
Bagaimana jika terjadi kebocoran gas, apakah berbahaya?
"Kalau LPG sering kejadian kan meledak, kalau pipa gas bocor kemudian menimbulkan api, ditutup kain basah saja sudah mati apinya, karena gas bumi massa beratnya ringan, kalau LPG massa gasnya berat. Makanya ketika dipasang di dapur harus ada bolong-bolong, biar gasnya tidak diam di bawah, kalau gas bumi bocor, gasnya langsung menguap," ungkapnya lag.
Heri bahkan menjamin, pengunaan gas bumi jauh lebih aman dibandingkan dengan LPG. "Makanya sejak zaman Belanda penggunaan gas bumi aman-aman saja, makanya di luar negeri banyak yang pakai gas bumi melalui pipa," tutupnya.
(rrd/dnl)











































