Wakil Direktur Eksekutif Pertamina Foundation Wahyudin Akbar mengatakan, saat ini ada sekitar 2.500 organisasi atau posisi di Pertamina yang masih belum diisi. Untuk itu, Pertamina membuka kepada masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi mengisi kekosongan ini.
"Terkait dengan SDM, saat ini ada 2.500 posisi yang belum terisi. Organisasinya sudah ada, posisi sudah ada tapi belum terisi orangnya. Sudah banyak yang berminat tapi tidak pas dengan yang kita minta," ujar dia saat ditemui Wahyudin di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (28/3/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertamina ingin growth di ASEAN di 2025 nanti. Akan produksi 2,3 juta barel oil ekuivalen per day, ada oil, gas dan geothermal. Ini butuh SDM yang memadai," ujar dia.
Untuk bisa masuk dalam lingkungan Pertamina, masyarakat diwajibkan mengikuti beberapa tes yang ditentukan yang selanjutnya akan dilakukan interview secara langsung oleh Pertamina.
"Syaratnya tes standar perusahaan rekrutmen pada umumnya interview. Tes Bahasa Inggris, psikotes, kesehatan. Interview yang paling menentukan," cetusnya.
(drk/dru)











































