Energi terbarukan dinilai bisa menjadi alternatif penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia yang saat ini produksinya terus merosot.
Koordinator Bidang Energi dan Lingkungan Keberlanjutan Swiss German University (SGU) Evita Legowo menyebutkan, produksi BBM di Indonesia turun 12% setiap tahunnya, sementara kebutuhan BBM masyarakat Indonesia terus naik rata-rata mencapai 8% per tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, kata dia, Indonesia memerlukan energi terbarukan untuk menggantikan konsumsi BBM yang terus meningkat sementara produksinya terus merosot.
Di tahun 2006, penggunaan energi terbarukan di Indonesia baru di bawah 6%, sementara di 2014 penggunaannya mendekati 7%. Di tahun 2025, diharapkan penggunaan energi terbarukan ini bisa mencapai 17%. Bahkan, pemerintah dengan DPR sepakat bersama dengan Dewan Energi Nasional untuk menggunakan energi terbarukan di tahun 2025 bisa mencapai hingga 25%.
"Indonesia memerlukan energi terbarukan. Di tahun 2006, energi terbarukan baru dipakai di bawah 6% dari total energi yang ada di Indonesia. Kebanyakan BBM. Pemerintah Indonesia bertekad mengisi kekosongan ini," ujar dia.
Sementara itu, Pertamina juga terus menggenjot untuk bisa meningkatkan produksi minyak, gas, dan panas bumi di dalam negeri. Di tahun 2025, Pertamina berambisi untuk bisa mencapai produksi 2,3 juta barel oil ekuivalen per hari.
"Kita masih ada beban terkait produksi dan lingkungan. Pertamina ingin growth di 2025 akan produksi 2,3 juta barel oil ekuivalen per day, ada oil, gas dan geotermal," ucap dia.
Namun, untuk energi terbarukan butuh biaya dan SDM yang memadai. Untuk itu, saat ini Pertamina menyediakan sedikitnya 2.500 posisi kerja untuk bisa bekerjasama meningkatkan kinerja perseroan.
"Tantangannya, energi terbarukan lebih tinggi dari bbm subsidi jadi ini salah satu upaya kami dengan SGU untuk menghasilkan orang-orang berkualitas di bidangnya untuk bergabung bersama Pertamina sehingga bisa bergerak bersama. Kita mencari SDM berkualitas," tandasnya.
(drk/ang)











































