Pendapatan PLN Capai Rp 13 Triliun per Bulan

Pendapatan PLN Capai Rp 13 Triliun per Bulan

- detikFinance
Kamis, 10 Apr 2014 11:28 WIB
Pendapatan PLN Capai Rp 13 Triliun per Bulan
Jakarta -

PT PLN (Persero) mengaku tiap bulan pendapatannya dari hasil penjualan listrik mencapai Rp 13 triliun. Pendapatan ini diperkirakan meningkat Rp 400 miliar per bulan jika pemerintah kembali menaikkan tarif listrik untuk industri tahun ini.

"Pendapatan kita dalam beberapa bulan ini rata-rata Rp 13 triliun per bulan," kata Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun kepada detikFinance, Kamis (10/4/2014).

Benny mengatakan, pendapatan paling besar dari penjualan listrik dari pelanggan industri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kelompok paling besar disumbang dari industri mencapai 33%," ucapnya.

Seperti diketahui, pemerintah berencana menaikkan tarif listrik secara bertahap untuk industri golongan I-3 khusus perusahaa yang melantai di bursa saham dan I-4 pada Mei-Desember 2014.

"Kalau pemerintah jadi naikkan tarif listrik untuk industri nanti mulai Mei, pendapatan kita akan bertambah Rp 400 miliar per bulan," ungkap Benny.

Namun walau pendapatan penjualan listrik mencapai Rp 13 triliun per bulan, tapi PLN mencatat kerugian Rp 29,7 triliun di 2013. Rugi ini cukup besar, karena di 2012, perusahaan listrik BUMN ini mencatat keuntungan bersih Rp 3,2 triliun.

"Memang masih rugi, kemarin kita rugi karena kurs, selain itu memang tarif listrik kita masih terlalu rendah. Biaya pokok penyediaan listrik dari pembangkit sampai ke konsumen Rp 1.300 per kWh, tapi listriknya dijual rata-rata Rp 900 per kWh," tutup Benny.

(rrd/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads