Pertamina: Kuota BBM Subsidi Tak Akan Cukup Kalau Tak Ditambah

Pertamina: Kuota BBM Subsidi Tak Akan Cukup Kalau Tak Ditambah

- detikFinance
Selasa, 15 Apr 2014 12:54 WIB
Pertamina: Kuota BBM Subsidi Tak Akan Cukup Kalau Tak Ditambah
Jakarta - PT Pertamina (Persero) sudah mewanti-wanti pemerintah bahwa kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi sebanyak 47,36 juta kilo liter (KL) yang diberikan ke Pertamina tidak cukup sampai akhir tahun. Bahkan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya sudah memberitahu kepada masyarakat, jangan kaget jika menjelang akhir tahun Pertamina melakukan pembatasan penyaluran BBM subsidi khususnya solar di SPBU, karena jatahnya memang tidak cukup.

"Kalau tidak ditambah maka jatahnya tidak akan cukup. Jadi bagi kepala daerah yang merasa jatah BBM subsidinya tidak cukup, segera meminta tambahan ke BPH Migas, karena yang memberi jatah di sana," kata Hanung di acara APKASI Green Energy and Mining Investment Forum, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (15/4/2014).

Seperti diketahui, jatah BBM subsidi tahun ini ditetapkan sebanyak 48 juta kilo liter. Ada 3 badan usaha yang menyalurkan BBM subsidi, pertama adalah Pertamina dengan jatah mencapai 99,6% atau 47,36 juta KL. Sisanya diberikan kepada AKR Corporindo dan Surya Parna Niaga (SPN).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jatah BBM subsidi dari Pertamina diperkirakan tidak akan cukup sampai akhir tahun. Contohnya solar di mana jatah tahun ini lebih rendah 11% dibandingkan realisasi konsumsi solar pada 2013.

Hingga kuartal I-2014, Pertamina melaporkan realisasi penyaluran BBM bersubsidi sebesar 11,2 juta KL. Angka ini adalah 23,6% dari kuota sepanjang 2014.

(hds/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads