Pertamina: 3 Tahun Lalu Tak Ada Antrean Panjang di SPBU

Pertamina: 3 Tahun Lalu Tak Ada Antrean Panjang di SPBU

- detikFinance
Selasa, 15 Apr 2014 19:10 WIB
Pertamina: 3 Tahun Lalu Tak Ada Antrean Panjang di SPBU
Jakarta - Sejak 2012, antrean kendaraan yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU cukup banyak, bahkan mengular di beberapa daerah. Hal tersebut disebabkan adanya kuota atau penjatahan BBM subsidi dalam APBN.

"Dulu tiga-empat tahun lalu, tidak ada antrean panjang di SPBU, itu karena tidak ada kuota-kuotaan, konsumsi dilepas saja," kata Vice President Fuel Marketing Pertamina M Iskandar, ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (15/4/2014).

Iskandar mengungkapkan, mulai 2012 pemerintah menerapkan kuota BBM subsidi yang ditentukan dalam APBN. Ini mengakibatkan Pertamina harus bisa menjaga penyaluran BBM subsidi tidak melewati kuota tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jawa paling terasa, antreannya panjang, karena dengan adanya kuota itu sejak Januari kita batasi penyaluran, tidak seperti dulu dilepas saja. Sekarang kalau lebih penyalurannya dari kuota, sama BPK tidak dihitung, kita (Pertamina) yang harus menanggung kelebihannya," ujar Iskandar.

Iskandar tidak menutupi, selama ini banyak BBM subsidi yang disalahgunakan atau dijual ke industri, seperti pertambangan dan sektor lainnya yang tidak berhak mendapatkan BBM subsidi.

"Penyelewengan itu bukan tidak ada, ada. Tapi kita terus meningkatkan pengawasan, kalau ketahuan, kita laporkan ke polisi, SPBU-nya kita beri sanksi sampai pencabutan izin operasi," ujarnya.

Apalagi yang menjadi perhatian Pertamina saat ini adalah, jatah kuota solar subsidi yang di bawah realisasi penyaluran solar subsidi tahun lalu.

"Kurangnya 11%, itu yang sulit bagi kami, jadi kami harus kurangi penyaluran solar subsidi agar tidak lewat dari kuota, padahal kebutuhan solar naik tiap tahunnya 7-8%," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads