"Dengan sistem IPP (listrik swasta) yang saat ini saja hanya bisa memenuhi 4.000 megawatt (MW), sementara kebutuhan tiap tahun 5.000 MW. Artinya ada 1.000 MW yang tidak bisa terpasok," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman ketika ditemui di kantornya di Kuningan, Jakarta, Kamis (17/4/2014).
Jarman mengungkapkan, tidak mampunya PLN memasok tambahan listrik dari swasta karena kondisi keuangan PLN terbatas. Oleh karena itu, pemerintah akan mengeluarkan aturan di mana pihak swasta bisa langsung menjual listrik kepada konsumen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pemerintah masih memberi batasan bahwa transmisi listrik harus dioperasikan oleh PLN. "Transmisi sifatnya monopoli, tapi nanti open access bisa dimanfaatkan pihak lain. Transmisinya tetap dioperasikan PLN, nanti sistemnya Built on Transfer (BOT), harus dioperasikan satu tangan supaya efisien," katanya.
Β
(rrd/hds)











































