Berantas Korupsi dan Gratifikasi, PLN Kembali Gandeng TII

Berantas Korupsi dan Gratifikasi, PLN Kembali Gandeng TII

- detikFinance
Selasa, 22 Apr 2014 15:29 WIB
Berantas Korupsi dan Gratifikasi, PLN Kembali Gandeng TII
Jakarta - PT PLN (Persero) kembali menggaet lembaga Transparansi Internasional Indonesia (TII) untuk bekerjasama memberantas korupsi dan gratifikasi di perusahaan listrik milik negara tersebut.

Kerjasama PLN dengan TII ini telah dilakukan sejak 2012. Namun hari ini dilakukan perpanjangan kerjasama tersebut oleh Direktur Utama PLN Nur Pamudji di kantor TII, Blok S, Jakarta, Selasa (22/4/2014).

"Saya merasakan manfaat yang sangat besar dengan kerjasama. Kerjasama ini menjadi faktor mempermudah resistensi di PLN, artinya direksi PLN tidak main-main, jadi sungguh-sungguh kerjasama dengan lembaga terkenal dalam hal pemberantasan korupsi, jadi ada keseganan untuk menyerang PLN di awal-awal. Seandainya PLN gerakan korupsi sendirian, maka dari dalam dan luar serangannya keras," tutur Nur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, dirinya ingin menjadikan PLN bersih dari kegiatan gratifikasi. PLN harus menjadi perusahaan yang maju dan modern, serta meningkatkan pelayanannya kepada pelanggan.

Menurut Nur Pamudji, saat ini sudah banyak perubahan yang dilakukan oleh PLN terkait perbaikan tata kelola perusahaan. "Dulu direksi PLN tidak tahu berapa uang kas yang dimiliki, sekarang sudah tahu, real time, sudah mengalirkan lebih dari Rp 15 triliun per bulan dengan sebuah sistem jadi sistem itu tidak bisa dihancurkan, tidak bisa roll back," papar Nur.

Bahkan, ujar Nur, sekarang PLN sudah mengetahui kepada siapa subsidi listrik yang diberikan oleh negara. Kemudian untuk pengadaan barang dan jasa, PLN juga ingin memberantas korupsi atau kolusi yang terjadi.

"Kerjasama ini sebelumnya berakhir Maret 2014 kembali saya menemui TII. Minta restu untuk memperpanjang kerjasama ini dan disetujui," jelas Nur.

Kemudian, Nur juga mengatakan, PLN ingin terus meningkatkan pelayanan ke pelanggan, sehingga segala keluhan bisa diatasi.

(dnl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads