Di sela acara Musyawarah Perencanaan dan Pengembangan Nasional (Musrenbangnas) 2014, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengungkapkan, pemerintah menargetkan pembangunan pembangkit listrik akan dipercepat hingga 50 ribu Mega Watt (MW), sampai akhir periode Kabinet Bersatu jilid II (KIB II).
"Kita target 50 ribu MW sampai akhir periode (KIB II). Sekarang kan sudah 48 ribu MW, akan kita kejar sisanya, banyak yang akan saya resmikan dekat-dekat ini (dalam waktu dekat)," kata Jero dalam acara yang digelar di Gedung Bidakara, Jakarta, Rabu (30/4/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rakyat itu kan makin sejahtera, berapa nambah listrik setiap hari. Misalnya anda-anda makin sejahtera kan nambah barang elektronik, nambah HP, nambah Kulkas. Berartikan kita harus tambah pembangkit listrik supaya listrik kita cukup. Kalau listriknya nggak cukup nanti HP-nya nggak bisa dicharge," papar dia.
Jero menambahkan, untuk memuluskan upaya penyediaan listrik tersebut, maka harus didukung dengan memberikan berbagai kemudahan seperti perizian dan pembebasan lahan yang menjadi kendala saat ini.
"Makanya harus bangun terus listrik, dipermudah izinya, pusat, dan daerah harus permudah. Rakyat, jangan diprovokasi rakyatnya. Kalau ada yang mau lahannya dijadikan tempat pembangkit lsitrik ya harus didukung jangan diprovokasi (untuk menolak)," ungkapnya.
(dnl/dnl)











































