Permintaan izin ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan sore ini kepada Menteri Keuangan Chatib Basri.
"Mereka (Pertamina) mau menerbitkan obligasi, angkanya dalam bentuk kisaran untuk pembelian ladang minyak di Aljzair, Mesir dan Irak," ungkap Direktur Strategis dan Portfolio Utang Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang, Kementerian Keuangan Schneider Siahaan di Gedung Djuanda I, Kemenkeu, Jakarta, Senin (12/5/2014)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia lapor ke sini supaya sinkron dengan penerbitan obligasi pemerintah," ujarnya.
Karen datang bersama beberapa pejabat dari Pertamina pada sekitar pukul 18.00 WIB. Ia mengenakan pakaian berawarna merah muda, lengkap dengan kerudung yang menutupi sebagian rambutnya.
Pertemuan berlangsung selama kurang lebih 1 jam di ruangan Chatib Basri. Selesai pertemuan, Karen hanya mengatakan pertemuan tersebut adalah bagian dari realisasi aksi korporasi.
"Kita bahas soal aksi korporasi," sebut Karen.
(mkl/dnl)











































