Pemadaman Bergilir, PLN: Kerugian Industri Tangerang dan Jakarta Tak Besar

Pemadaman Bergilir, PLN: Kerugian Industri Tangerang dan Jakarta Tak Besar

- detikFinance
Rabu, 14 Mei 2014 11:47 WIB
Pemadaman Bergilir, PLN: Kerugian Industri Tangerang dan Jakarta Tak Besar
Jakarta - PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang mengklaim kerugian industri saat pemadaman listrik bergilir dua hari lalu tidak terlalu besar. Apalagi PLN sudah memberi tahu kepada industri-industri soal pemadaman sehari sebelumnya.

"Kerugian industri khususnya di kawasan Tangerang dan ada sebagian di Jakarta tidaklah terlalu besar," kata Manajer Distribusi PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Bob Saril dihubungi detikFinance, Rabu (14/5/2014).

Bob mengungkapkan, apalagi PLN sudah memberikan pengumuman pemadaman listrik sehari sebelum pemadaman, dan meminta pengusaha untuk menyiapkan pembangkit listrik sendiri (genset) untuk mengantisipasi pemadaman bergilir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Industri-industri itu kan sudah punya genset, untuk antisipasi pemadaman bergilir, jadi ketika listrik dari PLN mati, mereka masih bisa terus produksi," ujarnya.

Ia menambahkan, dari industri puluhan industri yang terkena pemadaman kemarin, memang ada 1 industri yang mendapatkan perlindungan khusus dan tidak mengalami pemadaman listrik.

"Ada 1 industri di Cengkareng di bidang tekstil tidak kita padamkan listriknya, karena dia pelanggan premium, tarif listriknya juga berbeda, lebih mahal daripada industri lainnya," ungkapnya.

Bob mengakui, kerugian industri yang dalam dua hari terakhir mengalami pemadaman listrik, per jamnya sekitar Rp 1,5 juta, karena harus menggunakan genset.

"Tarif listrik industri kan jauh lebih murah, selisihnya dari bangkitkan sendiri menggunakan genset itu sekitar Rp 1.500/kWh, kalau kapasitas penggunaan 1 MW per jam maka kerugiannya sekitar Rp 1,5 juta per jam. Kita kan padamkan listrik tiap pelanggan maksimal hanya 3 jam," tutupnya.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads