Mantan Dirut PLN ini menjelaskan, gangguan listrik secara tiba-tiba juga ditemui di negara maju seperti Amerika Serikat (AS), bahkan juga terjadi di negara tetangga seperti Malaysia. Padahal kedua contoh negara ini pasokan listriknya surplus.
"Itu akan terjadi di Amerika dan Malaysia. Sekali-kali terjadi, (gangguan listrik Jakarta) ini beda dengan Sumatera Utara yang kekurangan listrik. Sesekali akan terjadi gangguan," kata Dahlan usai rapat pimpinan BUMN di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (14/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PLN pun bisa saja meminta para konsumen listrik untuk menghemat pemakaian saat terjadi masa pemulihan. Namun karakter konsumen listrik Indonesia berbeda.
"Listrik diingat setelah mati. Kalau di Jepang kejadian kemarin. Kalau di Jepang dan Korea. Langsung diumumkan ada ganguguan. Pemakaian AC dikurangi, lampu yang nggak perlu dimatikan. Kita omong lampu dimatikan. Wong kita bayar kok," jelasnya.
Seperti diketahui ada gangguan pembangkit Muara Karang dan Interbus Transformer (IBT) Kembangan 2 dan Penghantar Petukangan-Gandul sejak Senin Pukul 15.30 WIB. Akibatnya distribusi listrik di wilayah Jakarta dan Tangerang terganggu.
(feb/dnl)











































