PT Pertamina (Persero) bahkan sudah 3 kali kirim surat ke Kementerian ESDM agar blok tersebut segera diberikan 100% ke perseroan. Pertamina sempat digadang-gadang sebagai perusahaan negara yang akan melanjutkan blok migas tersebut.
"Kami sudah mengirim surat ke pemerintah sampai 3 ke tiga kalinya. Bahwa kami menyatakan siap mengelola Blok Mahakam 100%," ujar Direktur Hulu PT Pertamina Muhammad Husein dalam acara Workshop Pertamina, di Sentul, Bogor, Jumat (16/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami siap semua, finansialnya, SDM-nya, segala macam, kalau orang banyak yang takut produksi Mahakam anjlok jika dipegang Pertamina, nyatanya kami sudah buktikan lewat WMO di ONWJ, kami basah-basahan untuk naikkan produksi dan berhasil, produksi malah naik," tegasnya.
Pemerintah melalui Kementerian ESDM berwenang memutuskan kepada siapa Blok Mahakam akan diberikan untuk dikelola kembali, karena pada 2017 setelah kontrak berakhir blok tersebut maka menjadi milik negara.
Ada dua kemungkinan, kembali memperpanjang kontrak Total E&P Indonesie untuk ke tiga kalinya setelah dikelola selama 50 tahun lebih, atau menunjuk perusahaan migas lain.
"Yang jelas kami akan terus kirim surat ke pemerintah, karena modal kami hanya kirim surat, hanya itu yang bisa kita lakukan, yang punya blok kan pemerintah," tutupnya.
(rrd/hen)











































