Hasil 'Gebrak Meja' Dahlan, RI Segera Dapat Listrik 750 MW dari Panas Bumi

Hasil 'Gebrak Meja' Dahlan, RI Segera Dapat Listrik 750 MW dari Panas Bumi

- detikFinance
Senin, 19 Mei 2014 13:57 WIB
Hasil Gebrak Meja Dahlan, RI Segera Dapat Listrik 750 MW dari Panas Bumi
Jakarta - Pasca Menteri BUMN Dahlan Iskan 'gebrak meja' saat rapat dengan direksi Pertamina dan PLN pada April 2014 lalu, telah disepakati tarif listrik panas bumi antara PLN dan PT Pertamina Geothermal Energi (PGE).

"Kesepakatan harganya US$ 8 sen-US$ 11 sen/kWh, itu hasil gebrak meja Pak Dahlan Iskan, hingga nanti akan dapat tambahan pasokan listrik sebanyak 750 MW (megawatt) dari proyek panas bumi Pertamina (PGE)," kata Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Tisnaldi di acara Workshop Media tentang Panas Bumi di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (19/5/2014).

Namun Tisnaldi mengatakan, karena pembelian listrik hanya ke satu pihak yakni PLN dan itupun melalui penugasan, sehingga butuh waktu negosiasi. Berbeda dengan di sektor minyak dan gas bumi yang menggunakan skema bagi hasil, investornya makin giat produksi karena makin banyak produksi migasnya makin banyak pula hasil yang di dapat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kesepakatan harga dengan PLN dan PGE itu hanya dengan IRR 14%, kecil sekali itupun masih ditawar lagi sama PLN 12%, kalau dibandingkan dengan investasi deposito tentu lebih menguntungkan, tidak perlu susah, risikonya tidak ada, sudah dapat untung," ucapnya.

"Tapi kalau tidak digebrak nggak jalan-jalan," tutupnya.

Berikut adalah rincian proyek :

  • PJBU: Sungai Penuh Unit I dan II 2x55 MW (hulu) - baru masuk listriknya (COD) 2022
  • PJBU: Hululais Unit I dan II 2x55 MW (hulu) baru COD 2019
  • PJBL: Kotamobagu Unit I, II, III dan IV 4x20MW (hilir) - COD 2024
  • PJBL: Lumut Badai Unit I dan II 2x55 MW - COD 2017
  • PJBL: Lumut Badai III dan IV - COD 2022
  • PJBL: Ulubelu Unit III dan IV - 2x55 MW - COD 2016
  • PJBL: Kamojang Unit V 1x30 MW - COD 2015
  • PJBL: Karaha 1x30 MW - COD 2017
  • PJBL: Lahendong Unit V dan VI 2x20 MW - COD 2017
Seperti diketahui, pada Kamis 10 April 2014, Menteri BUMN Dahlan Iskan marah besar saat rapat dengan direksi Pertamina dan PLN, ketika membahas kesepakatan harga pembelian listrik panas bumi (geothermal). Dahlan sempat memberi ultimatum kepada direksi kedua BUMN ini agar segera diperoleh kesepakatan minggu ini. Bila tidak ada sanksi yang bakal dikenakan.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads