"Listrik kita itu terlalu murah, namun giliran mau dinaikkan tarif listriknya demonya setengah mati, protes sana-sini," ucap Menteri ESDM Jero Wacik ditemui di The 38th Indonesia Petroleum Association (IPA) Convex 2014, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (21/5/2014).
Jero mengatakan, padahal industri-industri yang dinaikkan tarif listriknya berada dalam kategori sudah mampu. Industri selalu protes soal listrik. Bahkan banyak pengusaha yang siap membayar mahal listrik asalkan pasokannya stabil
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jero menambahkan, industri yang menolak keras kenaikan tarif listrik membandingkan golongan 450 kVa dan 900 kVa yang tarif listriknya sudah lama tidak pernah naik.
"Golongan 450 kVa dan 900 kVa itu kan orang miskin, kenapa iri sama orang miskin, mereka itu dalam undang-undang justru wajib diberi subsidi," tutupnya.
(rrd/dnl)











































