"Selain dengan stiker khusus BBM subsidi, satu lagi cara menekan konsumsi BBM subsidi adalah dengan menggunakan kupon," ucap Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Edy Hermantoro ketika ditemui detikFinance di The 38th Indonesia Petroleum Association (IPA) Convex 2014, di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (22/5/2014).
Ia mengungkapkan, cara pakai kupon untuk mengendalikan BBM subsidi sudah dilakukan di Batam Kepulauan Riau, hasilnya dapat menekan konsumsi BBM subsidi.
"Saya kemarin ngecek langsung ke Batam, di sana hanya boleh beli BBM subsidi sekian liter itu pakai klentekan, itu kupon yang namanya kartu survei, hasilnya ternyata bisa drop bagus (konsumsi BBM subsidinya turun)," ungkap Edy.
Penerapan sistem kupon berbasis kebijakan pemerintah daerah (Pemda) karena pemda yang bertanggung jawab dengan pengawasan kuota BBM subsidi. Kupon diberikan oleh Pemda kepada pengendara yang ingin mendapatkan BBM subsidi.
Bagi pengendara yang akan membeli BBM subsidi harus menunjukkan kupon ke petugas SPBU, saat membeli BBM subsidi di SPBU. Setiap pembelian BBM subsidi maksimal 30 liter/hari petugas akan menyobek kupon tersebut.
"Yang Pertamina itu (kupon) tadi ada tanggalnya, ada sobekannya, kalau hari ini sudah disobek 30 liter ya nggak boleh beli lagi, itu distribusinya tertutup dulu, untuk daerah-daerah yang banyak industrinya," tutupnya.
(rrd/hen)











































