Anggaran Program Converter Kit Kembali Dipangkas

Anggaran Program Converter Kit Kembali Dipangkas

- detikFinance
Jumat, 23 Mei 2014 07:12 WIB
Anggaran Program Converter Kit Kembali Dipangkas
Bandung - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali memotong anggaran untuk pengadaan converter kit terkait program konversi dari BBM ke BBG. Pemangkasan ini sudah terjadi sejak tahun lalu.

Alasannya saat ini infrastruktur untuk mendukung program konversi belum memadai. Apalagi tahun ini ada pemangkasan besar-besaran APBN-Perubahan 2014.

Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat mengatakan, beberapa anggaran direktorat di kementeriannya akan dipotong karena imbas dari pemotongan 30% APBN demi menghindari defisit anggaran.

"Kita ada defisit anggaran kalau tidak melakukan sesuatu. Jadi hal yang ditempuh ada 2, pertama memotong anggaran kementerian dan lembaga, yang kedua menghapus subsidi," kata Hidayat ditemui di Harris Convention Center, Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/5/2014).

Hidayat mempersiapkan alokasi dana beberapa sektor industri dan proyek yang akan ditunda atau dipotong anggarannya. Internal di Kemenperin sedang menginventarisasi sektor-sektor apa saja yang akan dipotong anggarannya.

"Converter kit kena, Industri Kecil dan Menengah juga mungkin kena. Jadi harus menghitung dengan cermat kalau seperti perjalanan dinas luar negeri itu saya kira nggak masalah (tak dipotong)," tambahnya.

Alasan pemangkasan dana converter kit karena infrasturktur pendukung yakni SPBG belum cukup memenuhi kebutuhan program konversi, maka program ini menjadi kurang prioritas.

"Saya menduga salah satu yang akan ditunda itu adalah converter kit. Yang 11.000 (unit) itu tertunda terus. Kali ini SPBU-nya belum dibangun Pertamina. Saya bisa saja mengorbankan proyek lain, dan melaksanakan converter kit asalkan SPBU-nya ada pada waktu bersamaan. Kalau belum, prioritasnya jadi berkurang kan," katanya.

Ia mengatakan, sekitar Rp 700 miliar anggaran Kementerian Perindustrian akan dipotong karena kebijakan ini.

Jauh sebelumnya, MS Hidayat mengatakan, anggaran pengadaan converter kit di 2013 untuk mengalihkan kendaraan agar bisa menggunakan bahan bakar gas (BBG) dikurangi hingga Rp 50 miliar.

"Ada anggaran yang disiapkan (untuk converter kit) Rp 200 miliar lebih. Tetapi kita kurangi tahun ini Rp 50 miliar karena SBPG-nya pun belum siap. Itu belum semua infrastrukturnya siap karena yang bikin kan pertamina SPBG-nya. Jadi dipakai juga untuk menghemat anggaran (pemotongan anggaran K/L)," tutur Hidayat tahun lalu.


(zul/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads