Kasihan, Listrik di NTT Bisa Mati Sampai 6 Hari

Kasihan, Listrik di NTT Bisa Mati Sampai 6 Hari

- detikFinance
Jumat, 23 Mei 2014 10:07 WIB
Kasihan, Listrik di NTT Bisa Mati Sampai 6 Hari
Perbatasan Indonesia-Timor Leste (Foto: Maikel/detikFinance)
Atambua - Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berbatasan dengan Timor Leste masih kekurangan pasokan listrik. Akibatnya sering terjadi padam listrik di wilayah ini. Bahkan padamnya listrik bisa sampai 6 hari.

Kondisi ini terjadi di Wini yang berbatas dengan Oecusse (Timor Leste). Padamnya listrik bisa terjadi setiap minggu tanpa ada pemberitahuan sebelumnya dari petugas berwenang.

"Listrik itu padamnya tidak tentu. Bisa setiap minggu. Bahkan itu bisa sekali padam langsung 6 hari, terus baru nyala lagi. Kalau tidak itu bisa 3-4 hari matinya," ungkap petugas Bea Cukai Nikodemus di Wini, NTT, Jumat (23/5/2014)

Kondisi yang sama juga terjadi pada wilayah perbatasan Mota'ain, Atapupu. Listrik padam pada wilayah ini bisa terjadi 2 sampai 3 kali sehari. Dalam seminggu, kondisi tersebut bisa terjadi sampai dengan 4 kali.

"Kalau di sini, sudah susah menghitung kapan padamnya. Terlalu sering. Bisa seperti makan, 3 kali sehari," kata petugas Bea Cukai Mota'ain Mesak Baok di Atapupu pada hari yang sama.

Hal ini memang seakan wajar bagi masyarakat yang setiap hari beraktivitas di wilayah perbatasan. Antisipasi yang dilakukan hanya dengan menyiapkan genset. Agar tugas tetap berjalan semestinya.

"Kita siapkan genset saja. Mau tak mau. Kalau listrik padam, kita langsung nyalakan," imbuhnya.

Ia menuturkan, warga sangat bergantung kepada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang kapasitasnya juga tidak tinggi. Sementara ada 2 kabupaten yang harus diberikan pasokan listrik.

"Cuma ada PLTS, itu baru beroperasi. Juga kecil kapasitasnya," kata Baok.

(mkl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads