Ditolak Kunjungi Tambang Emas Newmont, Anggota DPR Ngadu ke Jero

Ditolak Kunjungi Tambang Emas Newmont, Anggota DPR Ngadu ke Jero

- detikFinance
Rabu, 11 Jun 2014 14:00 WIB
Ditolak Kunjungi Tambang Emas Newmont, Anggota DPR Ngadu ke Jero
Jakarta - Anggota Komisi VII DPR ditolak mengunjungi tambang emas di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Alasannya perusahaan asal Amerika Serikat sedang berhenti produksi.

"Tujuan kami ingin melihat langsung kondisi Newmont yang katanya berhenti produksi karena gudangnya katanya sudah penuh tapi nggak bisa ekspor. Tapi ketika kami ingin datang ke sana, tapi ditolak, alasannya mereka sedang berhenti produksi," ungkap Anggota Komisi VII Ismayatun dalam Rapat Kerja dengan Kementerian ESDM, Rabu (11/6/2014).

Mengetahui hal tersebut, Menteri ESDM Jero Wacik akan mengusut siapa sebenarnya yang melarang anggota DPR yang ingin menjalankan fungsi pengawasannya tetapi ditolak oleh Newmont.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak benar begitu, kok ditolak, justru itu kesempatan mereka untuk mengadu ke DPR, menjelaskan langsung kondisi mereka, saya akan usut itu," kata Jero.

Jero mengatakan, saat ini Newmont harus berhenti menambang karena gudang stok milik mereka sudah penuh, namun belum bisa ekspor konsentrat tembaganya.

"Dia kan belum bisa ekspor karena harus setor uang jaminan kesungguhan membangun smelter US$ 25 juta, dan harus bayar insentif fiskal (awalnya namanya bea keluar), baru kita kasih izin ekspor, sekarang mereka tidak bisa produksi karena gudangnya penuh, akibatnya sudah merumahkan 3.500 karyawannya," ungkapnya.

"Agar 3.500 karyawannya bisa kerja lagi, Newmont bisa produksi lagi, kita percepat semua, cepat-cepat, kami juga ingin mereka cepat produksi agar karyawannya yang rakyat kita juga bisa kerja lagi," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads