Penampakan Kawasan Tambang Newmont yang Tutup Operasi

Penampakan Kawasan Tambang Newmont yang Tutup Operasi

- detikFinance
Senin, 16 Jun 2014 10:48 WIB
Penampakan Kawasan Tambang Newmont yang Tutup Operasi
Jakarta - Sejak tanggal 5 Juni 2014, pihak PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) memilih untuk menutup dan menghentikan seluruh kegiatan operasional perusahaan. Kawasan daerah pertambangan Newmont yang setiap hari sibuk dengan kegiatan pertambangan emas dan tembaga kini sepi.

Hanya ada beberapa truk besar serta beberapa operator dan petugas keamanan yang masih bekerja dengan jumlah yang bisa dihitung dengan jari tangan.

Melihat tambang Newmont saat ini memang berbeda dari apa yang dikatakan para karyawan dan masyarakat sekitar. Operasional Newmont yang dihentikan otomatis membuat kawasan pertambangan cukup sepi. Ratusan mess karyawan yang berada di Town Site kini tidak lagi berpenghuni.

Namun penjagaan yang cukup ketat tetap dilakukan pihak Newmont. Setiap tamu yang masuk ke daerah pertambangan tetap dilakukan penge-check-an dan harus mempunyai tanda pengenal khusus. Bila tidak anda tetap tidak diperbolehkan masuk ke kawasan pertambangan.

Yuk simak beberapa penampakan kawasan pertambangan Newmont yang terletak di Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat seperti dihimpun detikFinance, Senin (16/06/2014).

Kawasan Pertambangan

Kawasan pertambangan Newmont terlihat cukup sepi. Padahal diakui pihak Newmont, setiap hari karyawan dan kontraktor Newmont bekerja untuk menggali batu tambang di kawasan ini.

Kawasan Pertambangan

Kawasan pertambangan Newmont terlihat cukup sepi. Padahal diakui pihak Newmont, setiap hari karyawan dan kontraktor Newmont bekerja untuk menggali batu tambang di kawasan ini.

Ratusan Truk Besar Parkir

Pihak Newmont mengungkapkan setidaknya hanya ada 8 truk besar atau biasa disebut Haul Truck yang masih beroperasi. Padahal Newmont mempunyai armada 111 truk besar yang setiap hari biasanya beroperasi penuh mengangkut hasil batu tambang untuk diolah. Itu artinya ada 103 truk yang dalam kondisi standby alias tidak beroperasi.

Selain 103 truk besar yang tidak beroperasi, ada juga 5 alat mesin bor raksasa, 3 unit excavator besar, 7 unit shovel dan 2 unit loader raksasa juga dalam keadaan standby atau diam alias tidak berfungsi. Meskipun ratusan alat operasional Newmont dalam kondisi standby, proses perawatan tetap dilakukan oleh karyawan yang masih bekerja dengan jumlah yang tidak terlalu banyak.

Ratusan Truk Besar Parkir

Pihak Newmont mengungkapkan setidaknya hanya ada 8 truk besar atau biasa disebut Haul Truck yang masih beroperasi. Padahal Newmont mempunyai armada 111 truk besar yang setiap hari biasanya beroperasi penuh mengangkut hasil batu tambang untuk diolah. Itu artinya ada 103 truk yang dalam kondisi standby alias tidak beroperasi.

Selain 103 truk besar yang tidak beroperasi, ada juga 5 alat mesin bor raksasa, 3 unit excavator besar, 7 unit shovel dan 2 unit loader raksasa juga dalam keadaan standby atau diam alias tidak berfungsi. Meskipun ratusan alat operasional Newmont dalam kondisi standby, proses perawatan tetap dilakukan oleh karyawan yang masih bekerja dengan jumlah yang tidak terlalu banyak.

Stok Konsentrat Menggunung

Pasca penutupan seluruh kegiatan pertambangan 5 Juni 2014 lalu, kerugian yang diderita PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) diakui cukup besar. Sebelum memilih tutup operasi, aturan pelarangan ekspor tambang mentah oleh pemerintah awal tahun 2014 lalu juga ikut membuat kerugian PT NNT tambah besar.

Hal ini disebabkan stok konsentrat yang mengandung emas dan tembaga sudah menggunung. Konsentrat yang dimiliki Newmont umumnya berbentuk seperti pasir hitam pekat, mayoritas mengandung tembaga.

Stok jumlah konsentrat milik Newmont saat ini sudah 93.800 ton, sedangkan kapasitas gudang hanya 90.000 ton. Setiap satu ton konsentrat mengandung tembaga 24,7%, emas 6,5 gram/ton, dan perak 43 gram/ton.

Stok Konsentrat Menggunung

Pasca penutupan seluruh kegiatan pertambangan 5 Juni 2014 lalu, kerugian yang diderita PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) diakui cukup besar. Sebelum memilih tutup operasi, aturan pelarangan ekspor tambang mentah oleh pemerintah awal tahun 2014 lalu juga ikut membuat kerugian PT NNT tambah besar.

Hal ini disebabkan stok konsentrat yang mengandung emas dan tembaga sudah menggunung. Konsentrat yang dimiliki Newmont umumnya berbentuk seperti pasir hitam pekat, mayoritas mengandung tembaga.

Stok jumlah konsentrat milik Newmont saat ini sudah 93.800 ton, sedangkan kapasitas gudang hanya 90.000 ton. Setiap satu ton konsentrat mengandung tembaga 24,7%, emas 6,5 gram/ton, dan perak 43 gram/ton.

Dari Mess Hingga Kos-kosan Kosong

PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) mulai tanggal 5 Juni 2014 lalu resmi menghentikan kegiatan produksinya. Salah satu penyebabnya adalah ketentuan ekspor yang baru, penerapan bea keluar dan larangan ekspor yang diberlakukan pada Januari 2017 sangat berdampak pada kelayakan ekonomi operasi Batu Hijau dan tidak sesuai dengan Kontrak Karya.

Hasilnya ribuan tenaga kerja Newmont dirumahkan sementara (standby) sampai ada kejelasan nasib dan komunikasi antara pihak Newmont dengan pemerintah. Dampak dari adanya kejadiaan ini adalah kosongnya ratusan kamar mess yang disediakan petinggi Newmont.

Mess memang disediakan petinggi Newmont dan dibangun di daerah khusus yang dinamakan Town Site. Selain mess, bisnis kos-kosan yang disewakan masyarakat juga ikut sepi bahkan beberapa terpaksa dijual oleh pemiliknya.

Dari Mess Hingga Kos-kosan Kosong

PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) mulai tanggal 5 Juni 2014 lalu resmi menghentikan kegiatan produksinya. Salah satu penyebabnya adalah ketentuan ekspor yang baru, penerapan bea keluar dan larangan ekspor yang diberlakukan pada Januari 2017 sangat berdampak pada kelayakan ekonomi operasi Batu Hijau dan tidak sesuai dengan Kontrak Karya.

Hasilnya ribuan tenaga kerja Newmont dirumahkan sementara (standby) sampai ada kejelasan nasib dan komunikasi antara pihak Newmont dengan pemerintah. Dampak dari adanya kejadiaan ini adalah kosongnya ratusan kamar mess yang disediakan petinggi Newmont.

Mess memang disediakan petinggi Newmont dan dibangun di daerah khusus yang dinamakan Town Site. Selain mess, bisnis kos-kosan yang disewakan masyarakat juga ikut sepi bahkan beberapa terpaksa dijual oleh pemiliknya.
Halaman 2 dari 10
(wij/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads