VP Corporate Communication PT Pertamina Ali Mundakir menegaskan tidak ada lagi peran trader minyak apalagi broker dalam proses pengadaan BBM dan minyak mentah oleh PT Pertamina.
"Kami tegaskan bahwa dalam proses pengadaan BBM dan minyak mentah di Pertamina, tidak ada lagi peran trader atau broker minyak yang selama ini disebut-sebut sebagai mafia minyak," kata Ali dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/6/2014)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, terkait upaya Pertamina mengurangi ketergantungan impor BBM, perseroan telah berinisiatif melakukan penambahan kapasitas kilang, melalui pembangunan kilang baru dengan menggandeng beberapa mitra maupun melakukan buttom-upgrading kilang-kilang yang sudah ada.
Menurutnya untuk buttom upgrading kilang, Pertamina telah menyusun Refinery Development Master Plan untuk kilang-kilang yang sudah ada, yaitu Balongan, Cilacap, Balikpapan, Plaju, dan Dumai dengan potensi peningkatan kapasitas produksi sebesar 50% pada 2018.
“Jika hal itu dapat terealisasi maka diharapkan impor BBM dapat ditekan dan ketahanan energi nasional semakin meningkat,” tutupnya.
(hen/hds)











































