"AS, biasanya membeli banyak minyak Nigeria, namun dalam beberapa bulan terakhir telah mengurangi permintaannya, yang sekarang bertahan sebanyak 250 ribu barel per hari," demikian pernyataan Nigerian National Petroleum Corporation (NNPC) dilansir dari AFP, Jumat (20/6/2014).
"India, saat ini membeli 30% dari produksi minyak harian Nigeria yang nilainya sekitar 2,5 juta barel," dmeikian pernyataan pejabat seniot NNPC Tim Okon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Asia adalah pasar yang penting untuk minyak kami, bila anda menjual produk, maka anda tidak boleh menghiraukan pasar manapun," kata Okon.
Nigeria memang menghadapi turunnya penjualan minyak ke AS, karena AS telah meningkatkan produksi shale oil dan gasnya, untuk mengurangi ketergantungan impor.
(dnl/ang)











































