JK: Bangun Kilang Itu Gampang, Tapi Banyak Mafia Minyak

Dialog Capres Kadin

JK: Bangun Kilang Itu Gampang, Tapi Banyak Mafia Minyak

- detikFinance
Jumat, 20 Jun 2014 21:46 WIB
JK: Bangun Kilang Itu Gampang, Tapi Banyak Mafia Minyak
Jakarta - Pasangan Capres dan Cawapres nomor 2, Joko Widodo dan Jusuf Kalla (JK), berminat membangun kilang baru di Indonesia di tahun pertama jika terpilih sebagai presiden dan wakil presiden. Menurut pasangan ini, mudah membangun kilang.

Hal tersebut diungkapkan JK menjawab pertanyaan dari Ekonom Universitas Indonesia (UI) Kahlil Rowter mengenai pembangunan kilang dan pemrosesan minyak yang kapasitasnya di dalam negeri sudah terbatas.

"Bikin kilang ini gampang, tapi banyak mafia impor minyak. Mafia ini selalu menghalangi jadi kita tidak bisa bangun kilang," kata JK di acara Dialog Capres dan Cawapres yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia babak kedua di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (20/6/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut JK, Indonesia sangat mampu membangun kilang minyak baru. Tanahnya ada dan kebutuhan dalam negeri memang sudah mendesak sekali.

"Tahun pertama kita bangun supaya mafia-mafia tak ada lagi," katanya.

Pada kesempatan yang sama JK juga menjawab pertanyaan dari Kahlil mengenai pemberian insentif untuk perusahaan tambang membangun smelter.

"Smelter ini penting, jangan sampai habis tanah air diekspor dan diangkut ke luar negeri. Smelter harus jalan, tidak boleh ada penundaan. Hanya itu yang bisa menaikkan value (nilai tambah), jangan mau ladi dipermainkan dengan segala alasan," ujarnya.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads