"Masalah sosial memang menjadi kendala investasi di industri hulu migas, harusnya hal seperti ini tidak terjadi kalau SKK Migas, Pemda setempat dan aparat keamanan seperti kepolisian di sana saling koordinasi," ujar Direktur Pembinaan Program Minyak dan Gas Bumi Direktorat Jenderal Migas, Naryanto Wagimin ditemui di Hotel Kempinski, Rabu (25/6/2014).
Naryanto menambahkan, hal seperti ini tidak akan terjadi bila nanti Indonesia dapat pemimpin atau presiden yang berani ambil keputusan dan bertindak tegas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalah sosial memang menjadi salah satu hambatan industri migas hal ini tentunya merugikan negara sendiri, pasalnya produksi minyak akan turun padahal saat ini Indonesia sangat membutuhkan tambahan produksi minyak dalam negeri, seiring makin banyaknya impor BBM karena kebutuhan yang meningkat.
(rrd/dnl)










































