"Saya baru pulang dari Jepang juga menghadiri pertemuan Menteri-Menteri ESDM. Dalam pertemuan tersebut Indonesia menjadi perhatian negara-negara di dunia khususnya terkait kebijakan pemerintah Indonesia di sektor mineral dan batu bara," ucap Jero kepada wartawan di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (1/7/2014).
Seperti diketahui, sejak 12 Januari 2014 pemerintah memutuskan untuk menerapkan pelarangan kebijakan ekspor mineral mentah (raw material).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jero menambahkan, mendengar penjelasan darinya tersebut, banyak negara yang menerima bahkan senang dan mendukung, tapi tidak sedikit juga yang tidak senang Indonesia melarang ekspor mineral mentah.
"Banyak negara happy (senang), tapi banyak juga yang tidak happy, terutama dari tim Jepang dan tim Amerika Serikat, mereka menyerang saya," katanya.
"Tapi saya balas, you boleh tidak happy, tapi kalau you mau investasi smelter di Indonesia, you boleh ekspor hasil pemurniannya," tutupnya.
(rrd/dnl)











































