"Saya lihat dengan kondisi yang ada, tidak ada jalan lain bagi pemerintah untuk menaikkan harga BBM," ujar Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia Rovicky Dwi Putrohari ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta, Selasa (1/7/2014).
Menurutnya, kondisi defisit pasokan BBM yang saat ini harus ditutupi pemerintah dengan cara impor BBM dan minyak mentah semakin hari semakin besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, kenaikan harga BBM subsidi perlu dilakukan. tujuannya untuk mengurangi konsumsi berlebih karena harga BBM subsidi yang telalu murah. Dana penghematannya, bisa untuk pembangunan infrastruktur yang memiliki multiplier effect yang besar.
"Tapi kenaikan harganya harus diperhitungkan sesuai kemampuan masyarakat Indonesia, berapa naiknya ini merupakan keputusan politik, presiden selanjutnya lah yang bisa menjawab itu," tutup Roviky.
(rrd/dnl)











































