"Jβadi kita ingatkan, kalau maju ke arbitrase kita sudah siap 100% untuk menghadapi Newmont," tegas Hidayat usai rapat koordinasi di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (7/7/2014).
Pemerintah, lanjut Hidayat, telah menyiapkan data dan fakta yang akan menjadi bahan dalam rencana gugatan balik ini. Kemudian pemerintah akan menyiapkan pengacara internasional dalam persidangannya. "Kita siapkan sama pengacara internasionalnya nanti," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusannya, menurut Hidayat, akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak Newmont. "Kalau Martiono bilang dia nggak bisa mutusin sendiri dan harus nunggu dia punya CEO di luar negeri, ya butuh waktu 1-2 hari. Karena Freeport pertemuan terakhir itu juga mengundang chairman-nya datang, sehingga semua bisa tuntas," paparnya.
Dalam pertemuan dengan pihak Newmont, pemerintah juga masih memberikan opsi perundingan. Bila itu terwujud, maka tidak perlu lagi melanjutkan proses arbitrase. "Anda (Newmont) masih mau ikut tim Anda berunding, kalau nggak kita akan hadapi Anda," tegas Hidayat.
(mkl/hds)











































