"Kebutuhan listrik itu harus bisa mengimbangi pertumbuhan ekonomi, kalau ekonomi kita tumbuh 7% maka listriknya harus tumbuh 10%," ucap Direkktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji, ditemui di TPS 27, Cinere, Depok, Rabu (9/7/2014).
Nur berharap nasib Indonesia jangan sampai terjadi yang dialami India, karena Negeri Hindustan tersebut ekonominya sempat tumbuh cukup tinggi sekitar di atas 7%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia, lanjut Nur, harus belajar dari India, apalagi tingkat keterjangkauan listrik di dalam negeri masih belum mencapai 100%.
Saat ini elektrifikasi di Indonesia masih sekitar 81%, namun ditargetkan pada 2020 seluruh penduduk Indonesia harus menikmati listrik. Peningkatan elektrifikasi ini pastinya membutuhkan pasokan listrik yang banyak.
"Ini bisa, PLN pasti bisa, tapi ini tidaklah mudah, tantangannya banyak, apalagi melihat besarnya wilayah Indonesia yang banyak sekali pulau-pulau terpencil, masalahnya pulau terpencil itu ada rakyat Indonesia yang harus nikmati listrik, belum hambatan pembebasan lahan dan banyaknya perizinan sehingga pembangunan pembangkit listrik jadi lama," tutupnya.
(rrd/hen)











































