Selasa kemarin (8/7/2014) sebanyak 3 kota di Kalimantan Timur (Kaltim) yaitu Balikpapan, Samarinda, dan Tenggarong mengalami pemadaman listrik selama 15 jam.
Dampaknya membuat PT PLN (Persero) menjadi sasaran kekecewaan warga, padahal pemadaman bukan berasal dari kesalahan PLN.
"Itu kan padam karena instansi transmisi listrik PLN ditabrak kapal tongkang pembawa crane di sekitar Jembatan Mahakam, sehingga mengakibatkan crane mengenai kabel listrik dan putus," kata Direktur Utama PT PLN Nur Pamudji kepada detikFinance, Rabu (9/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu tindakan yang sangat ceroboh, saya nggak habis pikir apa maksudnya bawa crane diarahkan ke atas bukannya dilipat. Saya nggak tahu apa itu sengaja apa tidak tapi itu ceroboh sekali, untung menara listriknya tidak roboh," tegas Nur.
Seperti diketahui listrik di Sistem Mahakam padam total sejak Selasa dini hari dan baru normal setelah 15 jam lebih. Hal ini akibat kapal tongkang pembaca crane menabrak menara transmisi dan memutuskan kapal listrik di Jembatan Mahakam. PLN berencana akan mempolisikan pelaku yang menabrak transmisi tersebut. (rrd/hen)











































