"Contohnya, di Jawa-Bali, terjadi kenaikan beban sekitar 800 MW sampai dengan 1000 MW mulai jam 2 pagi," ujar Manajer Senior Komunikasi Korporat PT PLN Bambang Dwiyanto kepada detikFinance, Senin (14/7/2014)
Bambang mengatakan peningkatan konsumsi ini juga karena meningkatnya aktivitas masyarakat saat waktu dini hari bersamaan dengan waktu sahur, seperti aktivitas menghidupkan TV, lampu dan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang menekankan, peningkatan ini secara nyata telah meningkatkan konsumsi listrik di masyarakat, yaitu pada dini hari naik rata-rata 800-1000 MW atau naik 5,7%.
"Beban puncak tetap terjadi di pukul 18.00 - 22.00. Beban puncak itu sekitar 22.500 MW - 23.000 MW dan tetap seperti itu. Sedangkan saat dini hari normalnya 17.500-18.000 mw. Karena ada Piala Dunia dan saur ini menjadi sekitar 18.500-19.000 mw," katanya.
(hen/hen)











































