Wapres Boediono hadir sekitar 30 menit dan menyampaikan beberapa kata sambutan di acara yang berlokasi di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.
"Saya ingin memberikan beberapa pesan bagi anak-anakku para santri. Ada satu dalil yang perlu anda ingat karena menyangkut peran anda ke depan bahwa suatu umat atau bangsa akan maju apabila generasi mudanya lebih baik dari yang diganti, itu proses," kata Boediono dalam sambutannya, Minggu (20/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini dalil alam, sejarah, dari situ kita bisa mengambil kesimpulan bahwa masa depan ada di tangan anda. Anda adalah wajah Indonesia ke depan. Anda semua mempunyai tugas membawa bangsa ini maju ke depan dan anda semua harus siap menerima ini, kami yang tua-tua akan minggir, anda semualah yang akan memimpin di masa depan," ujarnya.
Untuk itu, Boediono mengatakan, menuntut ilmu itu wajib hukumnya karena dengan ilmu akan bisa menghantarkan manusia menjadi manusia yang lebih berilmu sehingga bisa membawa masa depan bangsa menjadi lebih baik.
"Karena tugas sejarah itulah maka anda semua hukumnya wajib, untuk itu harus benar-benar belajar ilmu, agama atau apa pun bagi kehidupan bangsa, belajar sebaik-baiknya mumpung masih muda, kalau sudah tua tidak begitu banyak yang didapatkan, belajar demi perbaikan anda dan bangsa," terang Boediono.
Yang paling penting, kata dia, kaum muda harus tekun, percaya diri dan pantang menyerah dalam menggapai apa yang menjadi impian. Menurutnya, untuk menjadi pemimpin diperlukan semangat, kerja keras, dan pantang menyerah.
"Indonesia adalah negara yang memberi kemungkinan yang luas bagi siapa pun untuk maju dan menjadi pemimpin. Tokoh-tokoh saat ini yang maju mereka umumnya dari sekolah, keluarga biasa, mereka tekun dan semangat untuk maju, sehingga mereka jadi pemimpin bangsa," katanya.
Ia menambahkan, masyarakat Indonesia harus bersama-sama menjaga kemajuan bangsa untuk menjadi lebih baik. Generasi muda, ujar Boediono, menjadi cikal-bakal yang menentukan Indonesia ke depan.
"Kuncinya semangat, belajar, tekun, jangan putus asa, patah hati, hidup itu selagi muda pasti ada hambatan jadi harus diatasi, jangan patah hati, patah semangat," tandasnya.
(drk/hen)











































