"Tadi kita kumpulkan para Eselon I dan Eselon II, menjelaskan rotasi-rotasi pejabat yang kemarin kita lakukan adalah tujuannya untuk penyegaran, sehingga kita bisa bekerja lebih baik lagi," kata Jero ditemui di kantornya, Jalan Merdeka Selatan 18, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2014).
Selain itu, ia juga menjelaskan setiap keberhasilan yang selama ini sudah dicapai di Kementerian ESDM. "Orang kalau kerja berjalan rutin terus tidak dievaluasi, tidak di-review itu merasa kita sebenarnya sudah ngerjain apa sih. Tapi setelah dicek setiap kedirjenan, ternyata banyak juga capaiannya," ujar Jero.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti keberhasilan renegosiasi kontrak gas Tangguh-Fujian (Tiongkok) itu paling bagus, itu rill, politiknya tinggi dan hasilnya untuk APBN gede itu satu. Renegosiasi kontrak undang-undang minerba itu bagus, tapi walau belum beres, ya kalau urusan segini gede lalu semua harus segera beres ya nggak betul juga," ucapnya.
Keberhasilan lainnya yang telah dicapai yakni pendirian Sekolah Tinggi Energi dan Mineral di Cepu, Jawa Timur.
"Tujuannya untuk memperbanyak, menyiapkan tenaga kerja berkualitas dan tersertifikasi di bidang ESDM, ini embrio sudah ada 120 orang dari kalangan umum masuk. Ini penting karena kalau sudah masuk 2015 kan ada open access dengan ASEAN. Kalau tidak siap, pekerja migas kita bisa kalah, kita butuhnya ribuan untuk eksplorasi, eksploitasi migas, pemanfaatan batu bara, energi baru terbarukan dan lainnya," tutup Jero.
(rrd/dnl)











































