"BPH menugaskan pegawainya untuk memantau secara langsung kondisi di lapangan terkait kelancaran penyediaan dan pendistribusian BBM subsidi sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri," kata Seketaris BPH Migas Umi Asngadah di Kantornya, Kamis (24/7/2014).
Umi mengatakan, selain itu BPH Migas juga telah membuka Posko BBM selama 21 hari sejak 18 Juli-7 Agustus di Kantor BPH Migas di Gedung BPH Migas, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Umi menambahkan, BPH Migas memperkirakan konsumsi BBM subsidi akan meningkat selama Lebaran tahun ini, terutama premium meningkat 14% dari konsumsi rata-rata 80.926 kilo liter (KL) menjadi 91.830 KL, solar meningkat 4,9% dari 40.626 KL menjadi 38.628 KL.
"Untuk avtur naik 8,6% dari 10.619 KL menjadi 11.536 KL, elpiji naik 8,5% dari 18.069 metrik ton menjadi 19.614 MT," katanya.
(rrd/hen)











































