Menurut Ketua Umum Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi, kebijakan tersebut justru akan membuat pengusaha SPBU untung.
"Aturan ini sebenarnya justru membuat pengusaha SPBU untung," kata Eri kepada detikFinance, Minggu (27/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang mau tidak mau beli BBM non subsidi. Ini makin meningkatkan penjualan BBM non subsidi," ucap Eri.
Dengan makin meningkatnya penjualan BBM non subsidi, maka keuntungan pengusaha SPBU makin bertambah, karena margin usaha BBM non subsidi lebih besar.
"Kalau jual BBM subsidi, margin usahanya hanya Rp 180-Rp 230 per liter. Kalau jual BBM non subsidi bisa sampai Rp 350-Rp 400 per liter," ungkapnya.
(rrd/hds)











































