BUMN listrik yaitu PT PLN (Persero) berhasil meraup laba bersih Rp 12,345 triliun dalam 6 bulan atau di semester I-2014. Perolehan laba ini naik 158% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dalam laporan keuangan PLN yang dikutip, Selasa (29/7/2014), kenaikan laba ini didorong oleh tumbuhnya pandapatan usaha dan keuntungan kurs.
Sepanjang semester I-2014, PLN membukukan pendapatan usaha Rp 145,116 triliun. Naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 116,732 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski pendapatan naik, namun beban usaha PLN juga naik menjadi Rp 118,483 triliun di semester I-2014. Beban usaha naik dari semester I-2013 yang sebesar Rp 98,335 triliun.
Besarnya beban usaha di semester I-2014 ini karena tingginya biaya bahan bakar dan pelumas yang jumlahnya Rp 83,966 triliun. Naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 66,089 triliun.
Pada periode tersebut, PLN memperoleh laba kurs sebesar Rp 4,437 triliun. Laba kurs ini naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 909,449 miliar.
Dalam laporan keuangan itu disebutkan, laba bersih per saham PLN pada semester I-2014 adalah Rp 267,190. Naik dari periode yang sama tahun lalu Rp 103,333.
(dnl/dnl)











































