Setelah Solar di Jakarta Pusat 'Hilang', Kapan Bensin Premium Dihapus?

Setelah Solar di Jakarta Pusat 'Hilang', Kapan Bensin Premium Dihapus?

- detikFinance
Minggu, 03 Agu 2014 14:27 WIB
Setelah Solar di Jakarta Pusat Hilang, Kapan Bensin Premium Dihapus?
Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menetapkan tidak boleh ada solar subsidi dijual di SPBU wilayah Jakarta Pusat sejak 1 Agustus 2014. Lalu apakah kebijakan ini akan berlanjut ke wilayah lainnya dan jenis BBM subsidi selain solar?

Masih ingat, akhir tahun lalu Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mengungkapkan wacana ingin premium (BBM subsidi) tidak lagi dijual di Jakarta.

"Untuk menghapus solar di Jakarta Pusat memang lebih mudah, karena konsumsinya sedikit, untuk wilayah Jakarta selanjutnya masih dievalusi untuk wilayah Jakarta lainnya," ujar Anggota Komite BPH Migas Ibrahim Hasyim dihubungi detikFinance, Minggu (3/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk rencana penghapusan BBM premium di Jakarta yang sempat diwacanakan Ahok beberapa waktu lalu, belum dapat dilakukan.

"Untuk hapus premium harus dibahas lebih lanjut, kita sudah pernah ketemu Pak Ahok, tapi perlu persiapan yang sangat matang, apalagi premium kan yang konsumsi masih banyak sekali," ucap Ibrahim.

Ia menambahkan, apalagi sebentar lagi akan terjadi pergantian presiden, tentunya kebijakan penghapusan premium di Jakarta juga harus koordinasi juga dengan pemerintahan selanjutnya.

"Itu menghapus solar bisa, bukan tidak mungkin premium juga, tapi itu perlu waktu dan persiapan yang sangat matang," katanya.

"Persiapan yang harus dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta salah satunya menyediakan transportasi massal yang banyak dan nyaman, jika sudah tersedia saya yakin untuk hapus premium di Jakarta bisa semudah menghapus solar," tutupnya.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads